Skip to main content

Yang Berkuasa - MISSQUEEN Bagian 3

“Berisik! Bisa diem gak!!?” 

Tiba-tiba Missqueen marah. Kemarahannya ditujukan untuk Bobby. Matanya sudah hampir keluar untuk digunakan menatap Bobby yang masih asyik dengan tawanya.

---

Cerita Sebelumnya: Murid Baru - MISSQUEEN Bagian 2

---

“Eh maaf-maaf Miss. Lucu aja tadi,” ucap Bobby seperti pesuruh kepada ratunya.

Brian terkejut dengan cara bicara sahabatnya. Kenapa bisa seperti itu?

Ada apa ini? 

Hal gila apa yang Bobby lakukan sampai tertunduk kepada wanita dekil itu?!

“Lu becanda ya Bob?” Bisik Brian.

Tapi kenapa Brian mengikuti ucapan wanita dekil itu untuk tidak berisik? Buktinya dengan suaranya yang berbisik seperti ini. 

“Gue gak becanda. Kenyataannya emang gini Bri!”

“Apa gak ada yang lebih cantik Bob? Gak ada yang lebih mahal? Dia dekil gitu, masa terkenal? Apa dia pemilik sekolah ini? Tapi gak mungkin, kalau dia pemilik kenapa penampilannya kayak gelandangan? Atau dia lagi nyamar?” Tanya Brian bertubi-tubi. 

Namun sebelum pertanyaannya dijawab, muncul wanita cantik, rapi, mahal, dan penampilan seperti itu lah yang diinginkan Brian. Wanita yang bernama Nina tersebut mendatangi Missqueen, dan betapa mengagetkannya, Brian pikir wanita itu akan membully, tapi malah sebaliknya.

“Misss, pleaseeee. Jangan kayak gini dong. Gue tadi becanda dorong eluuu.”

Kemudian muncul kedua teman Nina di belakangnya. Mereka hanya diam, melihat ratunya memohon-mohon pada orang yang tadi disia-siakan.

“Missss, jangan giniin guee,” mohon Nina lagi.

Brian yang melihat pemandangan itu dari bangkunya merasa tak habis pikir.

“Serius nih Bob? Harusnya wanita dekil itu yang mohon-mohon sama wanita cantik itu.”

Bobby menjawab dengan kedua alis yang dinaik turunkan. Menggoda Brian agar pria itu cepat sadar dengan fakta yang sayangnya ini lebih terasa seperti fakta aneh.

“Idih! Apaan sih? Gue bingung. Kok bisa cewek dekil kayak gitu jadi sepopuler ini?”

“Diem dan saksikan. Lu bakal tahu nanti.”

Kemudian mereka menyaksikan lagi drama Nina dan Si Missqueen. 

“Misss, jangan gini dong. Nanti nasib gue di tangan keluarga gue gimana?”

Missqueen asyik membaca buku. Mengabaikan perkataan Nina yang seperti gonggongan anjing di telinganya.

“Mereka bakal stop kasih gue uang jajan kalau nilai gue jelek lagi. Please lahhh, jangan berhenti kasih gue salinan tugas eluuuuuuu.”

Sampai di sini, Brian mulai paham. Dan seperti ini lah, kenapa wanita dekil itu bisa berkuasa, bukan soal harta ataupun kecantikan. Ini soal otak!

“Misss, elu cantik banget hari ini. Jadi … gue mohoonnn, jangan berhenti buat ….”

Perkataan Nina dipotong tiba-tiba. 

“Iya-iya! Diem bawel!”

Seketika wajah Nina dipenuhi oleh pelangi dan sinar matahari. Semudah itu ia bahagia.

“Ahhhh, dari tadi napa. Gue kesel memohon-mohon,” kata Nina tak tahu malu.

Missqueen melirik wajah Nina malas. Kalau bukan karena suara Nina mengganggu konsentrasinya belajar, ia tak akan merelakan bahwa dirinya akan memberikan setiap salinan setiap tugasnya pada Nina.

Masalah Missqueen dan Nina pun selesai. 

Tontonan Bobby dan Brian pun otomatis berakhir.

“Lu sekarang udah percaya kan?” Tanya Bobby.

“Gak masuk akal, Bro.”

“Masuk akal Bri. Kalau lu mau nilai lu aman, ikutin kita dengan nyembah-nyembah si Missqueen,” ucap Bobby terkekeh. 

“Gila aja!”

“Atau lu jadiin aja dia kekasih elu biar bisa elu suruh ini itu buat ngerjain tugas elu.”

“Gak sudi gue! Mending gue pacaran sama cewek yang cantik tadi,” sungut Brian.

Bobby tertawa kecil. 

“Saat lu sekolah, kecantikan gak bakalan berguna Bro. Tapi kepintaran lah yang bakalan sangat membantu elu.”

Brian menggeleng! Ia tak akan pernah mau menyembah apalagi berpacaran dengan Misqueen. Tidak akan!


---

Penulis: Lisa


Lanjutan:

MISSQUEEN Bagian 4

MISSQUEEN Bagian 5

Comments

  1. Kepintaran memang penting banget, si Misqueen mungkin tidak kaya, tapi punya nilai lebih yang luar biasa, yaitu kepintaran

    ReplyDelete
  2. Kira kira apakah Brian nanti akhirnya akan jadian sama Misqueen biarpun awalnya menolak? Kayaknya begitu ya.๐Ÿ˜„

    ReplyDelete
  3. Haduuuuh part 4-5 nya blm ada ๐Ÿ˜„. Udah kepengin baca lanjutan. Si Bryan sukses banget songongnya, kalo difilm in udah pasti bikin sebel ini aktingnya :D

    ReplyDelete
  4. Bagaimanakah nantinya nasib si Miss Queen apakah bakal jadi kaya dan cantik ataukah tetap begitu2 saja.

    Coba dia pasang tarif tiap contekan, biar cepat kaya ๐Ÿคฃ

    ReplyDelete
    Replies
    1. wkwkwk, bisa juga yah
      jasa contekan gitu yah atau jasa mengerjakan PR
      mayan bisa nyaingin pendapatan AdSense :D

      Delete
  5. Belum ada lanjutannya kah? Kirain aku sudah ada part 4.๐Ÿ˜„

    ReplyDelete
  6. Kepintaran menjadi senjata pamungkas si missqueen ini dan sepertinya si Brian bakalan jadian dengan si missqueen ini biasanya sih ceritanya seperti itu kecuali.....

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Cewek Populer - MISSQUEEN Bagian 1

Seorang wanita dengan baju dekil, berantakan, sepatu yang berlubang, dan seragam putihnya yang warnanya memudar menjadi kuning, berjalan begitu anggun di koridor sekolah. Siswa-siswi yang melihatnya langsung tertunduk menyembah. Tidak ada yang berani dengan wanita yang mendapat julukan ‘MISQUEEN’ atau dibaca ‘Miskin’ itu. Kebanyakan yang mengagungkan si Misqueen adalah mereka yang memiliki paras sempurna. Kaya, cantik, tampan, dan memiliki kekuasaan di mana-mana, tapi sayangnya mereka malah tertunduk pada wanita udik tersebut. Wanita dengan kecantikan luar biasa beserta 2 tikus yang selalu mengikuti kemanapun ia pergi yang berposisi sebagai temannya tersebut menatap tak suka si Misqueen yang arogan. Kenapa harus wanita miskin itu yang arogan? Kenapa tidak dirinya dan genk-nya? Mereka lebih pantas! Sungguh aneh. Tapi begitulah kenyataannya.  “Gue pengen nyiram tuh gembel pake air got!! Ihhh kesel gue lihat gayanya!” Kata wanita cantik itu. “Sabar, kalau Lu berani gangguin dia, kita dala

Murid Baru - MISSQUEEN Bagian 2

Dua orang pria dengan penampilan keren keluar dari mobil sport warna merah. Suasana sekolah yang masih pagi, terasa semakin menyejukkan sesaat setelah kemunculan lelaki itu. Brian dan Bobby. Sebut saja mereka dengan nama itu. --- Cerita Sebelumnya:   Cewek Populer - MISSQUEEN Bagian 1 --- Pria bernama Brian melepaskan kaca mata hitam mengkilap yang memantulkan bayangan siswa-siswi yang menatapnya takjub. Berbeda dengan Bobby, oleh sebab siswa-siswi sudah sering melihatnya, jadi rasanya tak ada yang ingin melihat pria itu. Semua mata dipusatkan pada pria bernama Brian. Dia yang masih asing di mata para siswa, begitu menarik perhatian  warga sekolah. Apalagi ketampanan yang dimiliki pria itu juga kekayaannya yang tampak dari mobil mewahnya. “Wahhh, reaksi mereka terlalu berlebihan!” Kata Bobby seolah tak rela. Harusnya dia yang diperlakukan seperti ini. Tapi memang Bobby akui, ketampanannya begitu kalah dengan Brian. Juga kekayaan …. “Yuk Bro masuk,” ajak Bobby. Saat mereka jalan di kori